Hanya Allah Yang Mengerti

  Aku seperti merasa di  titik paling bawah, sempat berpikir "betapa indahnya hidup mereka di luar sana." keluarga,teman,sahabat,kekasih dan kehidupan yang bahagia seperti yang aku dambakan. Kadang aku tak mengerti dengan hidupku ini, harus sekuat apa aku menghadapinya akankah aku kuat, betapa sangat berat untuk dijalani, rasa iri,takut,tak tau arah sering menyelimutiku, aku berjalan dan berjalan mengikuti arus walau yang aku jalani kadang tak sesuai dengan yang aku harap dan dambakan, tapi aku selalu berfikir mungkin ini jalan terbaik.

            Hingga saat ini aku bertahan di kehidupan yang cukup kejam dan menguras air mataku, kelelahan,kejenuhan,rasa sakit hati,kecewa hingga tak mau menghadapi hari esok, itu sering menghampiri, aku hanya bisa menangis dan menangis, seperti tak ada yang mengerti perasaan ku hingga orang-orang terdekat ku pun. Aku benar benar merasa sendiri.

            Tapi ternyata aku tak sendiri ada allah dan ibuku yang selalu setia mendengarkan keluh dan kesah yang terlantun dari bibir ku. “Ya allah betapa sakit hidupku ini” ucapku yang berfikir egois, aku seperti kehilangan arah, aku cukup lelah dengan kesakitan di batin yang tiada henti, entah berapa kali dan berapa tetes air mata yang terlah mengalir, “aku sakit aku terpuruk dimana semangatku” aku berkata diatas tetesan air mataku.
                Setiap selesai ku melinangkan air mata ini, seperti mendapat kelapangan hati, tapi terkadang juga aku menangis hingga tertidur dan lelap, tak pernah berhenti berdoa ketika solat “Ya allah beri aku kekuatan, jadikan aku wanita kuat”, aku tak boleh lemah, tak boleh ada seorangpun yang tau betapa birunya hatiku ketika itu, tersenyumlah walau di balik senyuman tersimpan luka dan goresan yang dalam, ibuku adalah wanita tangguh,kuat dan tegar, ingin aku mencontoh padanya, Dengan ketegaran dan kerja keras demi ke 5 anaknya, beliau tak pernah mengenal lelah, aku ingin bercerita padanya banyak hal yang menggores hati ku, tapi aku tak mau membebaninya, aku selalu menyimpannya sendiri, hanya bercerita pada allah karna aku tau allah maha mendengar.

Komentar

Postingan Populer